Viral Anak Nelayan Arungi Laut 17 Km Demi Ikuti Seleksi TNI AL, Begini Perjuangannya


Bagi sebagian orang, menjadi bagian dari kemiliteran Indonesia merupakan kebanggaan sendiri.

Salah satu motivasinya ingin berbakti dengan sepenuh jiwa bagi negara tercinta.

Bahkan, tak jarang orang yang rela melakukan apapun demi bisa masuk TNI.

Baru-baru ini, beredar kisah perjuangan seorang pemuda yang rela menerjang ombak lautan demi bisa mengikuti seleksi TNI Angkatan Laut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pemuda tersebut bernama Sulkifli, asal Maros, Sulawesi Selatan.

Fotonya mengenakan kemeja putih dan celana hitam sedang mendayung perahu tradisional katinting viral di media sosial.

Sulkifi, 18 tahun, disebut rela bersusah payah mengarungi lautan demi mengikuti seleksi di Mako Lantamal VI Makassar.

Untuk dapat sampai di lokasi tersebut, Sulkifi disebut-sebut menempuh perjalanan laut menggunakan sampan tersebut sepanjang 17 kilometer.

Kisah Sulkifli kemudian beredar dan viral di media sosial.

"Perjuangan Anak Nelayan Terjang Gelombang Laut Sejauh 17 Km Untuk Ikuti Seleksi Prajurit TNI AL," tulis laman Facebook Info_foto Tni-Polri, Kamis (1/10/2020).
Berdasar informasi yang diperoleh, Sulkifli merupakan anak dari seorang nelayan. Pengalamannya melaut membuatnya tidak takut mengarung menggunakan perahu tradisional.

Menurut Sulkifli, jalur laut membuatnya lebih cepat sampai di Makassar meski menempuh jarak 17 kilometer.

Dia sangat berharap bisa bergabung dengan kesatuan TNI Angkatan Laut agar bisa mengabdi kepada negara.

"Saya bercita-cita untuk menjadi prajurit TNI AL karena ingin mengabdi kepada negara melalui laut dan juga untuk membanggakan kedua orang tua di kampung yang kebetulan di kampung saya ini belum ada yang menjadi seorang Prajurit TNI AL," ujarnya seperti dilansir dari laman Facebook tersebut.

Simak unggahan selengkapnya di bawah ini:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Viral Anak Nelayan Arungi Laut 17 Km Demi Ikuti Seleksi TNI AL, Begini Perjuangannya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel